EO Community : Komunitas Event Organizer Indonesia | Meet, Share & Discuss |



Post Reply 
 
Thread Rating:
  • 10 Votes - 3 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
 
Tips Memecat Karyawan PHK
 
Share to: Facebook Twitter StumbleUpon Send
 to Google Buzz Send to LinkedIn
Author Message
Gogol_HT Offline
๑۩۩»»ÉÖÇ««۩۩๑
*

Posts: 14,344
Joined: Oct 2010
Reputation: 4899
  

 
Post: #1
Tips Memecat Karyawan PHK

[Image: contoh-surat-lamaran-kerja.gif]


PHK alias pemutusan hubungan tenaga kerja merupakan istilah yang sangat dibenci oleh karyawan dari perusahaan. Istilah PHK merupakan permasalahan yang sering menjadi perdebatan di dunia ketenagakerjaan. Masalah ini telah ada sejak zaman kapitalisme ada. Terkadang keputusan PHK harus diambil dan tak terelakan ketikan perusahaan mengalami masalah finansial atau lebih sering merugi jika dibandingkan memperoleh keuntungan. Jika keputusan PHK harus diambil, maka keputusan yang terkadang terberat yang harus dilakukan oleh seorang karyawan dengan cara melakukan pemecatan terhadap karyawan.

Banyak sebagian orang terutama pihak posisi karyawan berpikir sinis terhadap perusahaan yang sering memecat karyawan jika sudah dianggap tidak perlu. Namun tahukah Anda, ternyata memecat karyawan dari tempat kerjanya adalah suatu pekerjaan yang tidak mudah untuk dilakukan. Terutama bagi seseorang yang menyampaikan langsung ke karyawan yang dipecat tersebut. Oleh karena itu dperlukan beberapa hal yang harus diperhatikan agar dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Baik langsung saja, bagi Anda pihak yang saat ini diberikan wewenang untuk melakukan hal tersebut (menyiapkan proses PHK bagi karyawan), berikut ini adalah beberapa tips yang mungkin dapat Anda kerjakan:

1. Penilaian dilakukan objektif bukan subjektif

Jika permasalahan sedang membelit perusahaan, maka tak jarang hampir setiap orang diperusahaan memiliki emosi yang tidak stabil dan mudah untuk marah. Oleh karena itu Anda harus sadar dengan situasi ini. Jangan sampai Anda terbawa arus untuk menjadi individu yang ikut cepat marah. Kemudian sebaiknya penilaian juga hendaknya dilakukan secara independen dan subjektif. Hal ini dapat dilakukan dengan cara melakukan penilaian berdasarkan prosedur yang jelas yang telah disepakati dan prosedur tersebut telah mencakup dalam penilaian kesalahan dan keberhasilan (prestasi) dari karyawan yang bersangkutan. Jangan sampai penilaian dilakukan atas kepentingan pribadi dimana lebih didasarkan pada rasa tidak suka terhadap individu tertentu.

2. Menjaga kridibalitas perusahaan

Kebanyakan peristiwa pemecatan dari suatu perusahaan akan mengakibatkan kridibalitas perusahaan di masyarakat sosial akan turun. Hal ini akan berdampak pada jangka panjang. Sebagai contoh karena menurunnya kridibilitas perusahaan maka ke depan akan kesulitan dalam perekrutan tenaga baru yang berkualitas bagus. Karena kridibitas yang sudah jelek, maka sdm yang bagus akan ikut berpikir bahwa jika melamar di perusahaan tersebut tidak akan memiliki karir yang bagus. Oleh karena itu usahakan sebisa mungkin untuk melaksanakan pemutusan tenaga kerja dengan cara baik-baik dan memberikan kesan terbaik dari sudut pandang karyawan. Berikan pengertian bahwa perusahaan telah melakukan usaha sebaik mungkin dan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kerja keras karyawan tersebut untuk selama ini.

3. Melakukan penelitian ulang dengan cermat

Sebelum melakukan keputusan untuk pemecatan, sebaiknya Anda sebagai pihak yang berwenang dalam perusahaan dalam masalah ini terlebih dahulu me-review kembali berkas dan catatan-catatan lainnya yang sesuai dengan data sesungguhnya mengenai data track-record tentang karyawan yang hendak dipecat. Hal ini untuk mengantisipasi jika suatu saat karyawan tersebut mengajukan suatu tuntutan sehingga Anda memilki data yang akurat dan pasti untuk menganganinya. Alangkah baiknya sesaat sebelum pemecatan karyawan yang dipecat menandatangani surat pernyataan bahwa kelak tidak akan melakukan penuntutan, namun biasanya hal ini sangat susah untuk dapat dikerjakan. Selain itu, ajukan juga surat pernyataan kepada karyawan yang dipecat agar tidak membocorkan rahasia yang dimiliki oleh perusahaan.

4. Pengalaman adalah guru yang terbaik

Belajarlah dari pengalaman, mungkin dalam hal ini adalah pengalaman Anda yang pertama menangani pemecatan karyawan. Jika kali ini gagal dan tidak sesuai dengan apa yang telah direncanakan, maka hal ini akan menjadi pengalaman yang berharga di hari kemudian kelak. Melakukan dialog dengan karyawan dan berbagai institusi yang berkaitan sangatlah penting untuk dilakukan. Lakukan hal itu dan bicarakan dengan baik dengan mereka untuk menjaga kinerja sdm tetap baik (terutama bagi karyawan yang masih exist). Sampaikan dengan baik-baik kenapa harus dilakukan pemecatan kepada beberapa karyawan sebelumnya. Sampaikan juga kompensasinya yang akan didapatkan karyawan dan perusahaan.


01-29-2011 10:26 AM
Find all posts by this user Quote this message in a reply

pipit_nuraeni Offline
Sobat Baru

Posts: 37
Joined: May 2013
Reputation: 0

 
Post: #2
RE: Tips Memecat Karyawan PHK
bsa dicoba ???Opo IKi ??


05-27-2013 09:28 AM
Find all posts by this user Quote this message in a reply

Post Reply