EO Community : Komunitas Event Organizer Indonesia | Meet, Share & Discuss |



Post Reply 
 
Thread Rating:
  • 5 Votes - 3 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
 
REVOLUSI AI: MANUSIA AKAN MENJADI PENCIPTA YANG AKAN DIKALAHKAN OLEH CIPTAANYA
 
Share to: Facebook Twitter StumbleUpon Send
 to Google Buzz Send to LinkedIn
Author Message
AdeSasa Offline
Sahabat EOC
*

Posts: 54
Joined: Jun 2013
Reputation: 2
  

 
Post: #1
REVOLUSI AI: MANUSIA AKAN MENJADI PENCIPTA YANG AKAN DIKALAHKAN OLEH CIPTAANYA

"Dalam seratus tahun kedepan manusia akan terus menciptakan robot autonom yang semakin hari semakin dekat kepada kenyataan berkat kemajuan AI (kecerdasan buatan atau Artificial Inteligent), pada saat itu robot tidak dapat dikatakan sebagai sebuah "benda" lagi akan tetapi lebih menyerupai kombinasi makhluk biologis, logam dan digital yang berevolusi berkat campur tangan kita terhadap penciptaan. Fisik mereka bisa terdiri dari logam, silicon dan mungkin sedikit kombinasi kimia biologis, sementara kecerdasan mereka adalah kombinasi semiconductor, prosesor AI dan rumitnya algoritma software digital, kecerdasan itu akan memenuhi standard kecerdasan manusia dan berpotensi melebihinya." (adelinasasa)
[Image: robot-507811_1920.jpg]
Ilustration copyright by Pixbay

Sampai saat ini robot adalah robot, dan hanyalah sebuah "benda" yang diberikan kemampuan automat oleh kita, lalu program AI (Artificial Inteligent) berikutnya akan membuat mereka lebih daripada sekedar sebuah mesin yang bergerak automatis, akan tetapi berubah dan berevolusi menjadi sebuah benda dan kemudian adalah "makhluk" yang berfikir dan mengambil keputusan secara indepedent tanpa campur tangan manusia yang membuatnya. Mendekati seratus tahun kedepan mereka tidak akan bisa disebut sebagai sekedar sebuah benda, alat atau mainan pembuatnya, mereka lebih cocok disebut sebagai "makhluk makhluk buatan" atau "makhluk-makhluk" digital jika mereka dibuat dalam bentuk kecerdasan digital yang sepenuhnya memiliki kemampuan kognitif dan kreatif sebagaimana layaknya manusia.



1. PERANAN MANUSIA SEBAGAI PENCIPTA TELAH DIMULAI
Pengalaman beberapa orang saat bertanding dan berbicara dengan robot robot terbaru ini mereka mengakui seolah bicara dan berinteraksi dengan manusia sungguhan dan tidak dapat menyembunyikan perasaan respek terhadap "makhluk makhluk" kombinasi silikon dan logam ini. Jika kemudian robot benar benar memiliki semua persyaratan kecerdasan seperti manusia maka definisi kita sebagai makhluk yang memiliki peradaban, kecerdasan dan moral patut dipertanyakan ulang eksistensinya dan haruskah hak hak kehidupan sebagai robot setara dengan manusia? Lalu bagaimana mengadili seorang makhluk digital yang terlibat pembunuhan? Jika kemudian kita berperan menjaga kelangsungan hidup dan keberadaan alam semesta disuatu hari kelak, lalu kemana peran pencipta diletakan selanjutnya, kepada makhluk makhluk baru yang lebih cerdas yang lahir dari tangan pencipta yang bernama manusia? Lalu babak baru sejarah alam semesta akan ditulis ulang dengan makhluk makhluk baru yang lebih kuat, lebih canggih dan lebih bisa beradaptasi, makhluk makhluk yang tadinya kita sebut robot itu terus berevolusi, menyempurnakan diri mereka sendiri untuk menjawab tantangan alam, untuk menjaga kelangsungan hidup alam semesta. Jika demikian kita melihat seolah Tuhan memiliki rencana, memanipulasi ciptaaannya untuk melahirkan makhluk baru melalui proses tangan kita, kita akan punah digantikan oleh makhluk selanjutnya, bukankah seperti demikian terlihat hukum alam berjalan, seperti kata kata Einstein yang sulit kita bantah: "Tidak ada yang abadi, kecuali perubahan itu sendiri" dan suatu waktu dia menulis: "energi tidak pernah hilang atau hancur, dia hanya berubah" dan robot adalah perubahan yang paling revolusioner dari dominasi makhluk biologis menuju era makhluk mesin.
[Image: PSFix_20171119_110800.png]
ilustration copyright by adelinasasa & pixbay

Bahwa kita dapat mengamati buktinya, pada saat makhluk hidup mati - termasuk diri kita, kita tidak "hilang" begitu saja, kita berubah jasad kita membusuk dalam artian kata proses "diuraikan" oleh makhluk makhluk yang "ditugasi" oleh alam untuk itu elemen elemen tubuh kita tidak pernah disia siakan sekalipun dibakar menjadi abu dan ditabur kelautan menjadi karbon yang sangat berguna untuk daur ulang, dan jika kita di kubur tubuh itu dimakan ulat, ulat ulat kemudaian keluar lalu mengeluarkan humus dari kotoran dan keringat mereka diserat oleh akar tanaman yang akan dimakan oleh hewan dan lalu oleh manusia. Jadi kita, tubuh biologis kita ini adalah hasil dari proses "daur ulang" manusia manusia, hewan hewan, jasad renik yang pernah membusuk dan berubah sejak zaman pubakala, kita yang hari ini telah sempurna berkembang menjadi bentuk manusia tidak tercipta begitu saja akan tetapi melalui proses yang panjang melalui irama dan tarian alam semesta secara keseluruhan!

Dan kita berdiri membawa anjing peliharaan, kucing dan melihat burung burung, memakan makanan kita ditengah tengah nyanyian kematian dan perubahan perubahan yang nyaris tidak kita perdulikan, nyanyian dan pekikan kematian makhluk makhluk lain yang mencoba mempertahankan naluri kehidupan mereka begitu sunyi ditelinga kesadaran kita, dan tidak pernah terlalu mengganggu kita, kita dan lingkungan kita yang terus berubah meninggalkan sejarah dan puing puing kehancuran makhluk makhluk lain dan bahkan diri kita sendiri. Semua itu ada dipusaran waktu dan kita belum memiliki apa apa untuk melepaskan diri dari kehidupan saling bergantung dan saling mengorbankan ini. Dan lalu kita menjawab tantangan ya tantangan yang tidak kita ketahui dari realita kehidupan kita atau bisikan dari sang pencipta, kita mulai membuat robot.

Persoalannya adalah, sebagai manusia kita menyadari keberadaan diri kita di alam semesta ini, apakah semut semut itu yang setiap hari mencari makan membangun sarang dan mempertahankan kelangsungan hidup mereka dan bersosialisasi dengan sesama semut juga menyadari bahwa mereka itu ada? Apakah mereka hanya bergerak gerak dibawah matahari tanpa mengetahui bahwa mereka itu ada? Namun, manusia akan menciptakan robot autonom yang memiliki kesadaran mirip dengan diri mereka yang artinya jika mereka sama dan bahkan melebihi diri kita, mereka akan menjadi spesis makhluk baru yang memiliki budaya, etika dan moral menyerupai kita pula. Mereka akan menggantikan kita mengelola alam semesta, lalu dimana ketika itu kita akan berada?

2. APA TUJUAN MANUSIA MENCIPTAKAN ROBOT?
Untuk membantu meringankan tugas tugas manusia dalam melakukan pekerjaan, untuk menggantikan manusia dalam melakukan pekerjaan berbahaya yang dapat mengancam keselamatan hidup manusia. Artinya para robot adalah perpanjangan tangan kita dalam melaksanakan dan menyelesaikan tugas. Dan kita manusia sering menganggap diri kita sebagai perpanjangan tangan Tuhan dalam menyebarkan misi kebaikan. Pada awalnya memang demikian. Namun seiring perkembangan sains yang semakin kompleks, manusia membuat segala macam robot dengan berbagai fungsi dan tujuan. Perlombaan membuat robot dan humanoid pintar dalam segala hal secara tidak kita sadari telah dimulai, kita telah tergiring untuk menjadi pencipta.

Dan sebagai pencipta kita selalu tergoda ingin menciptakan sesuatu yang mirip dengan dirinya: Berfikir, pintar, memiliki keindahan estetika, disitu terlihat rahasia penciptaan dialam semesta ini terlihat begitu sederhana dan rumit, robot, gagdet yang tadinya berperan hanya sebagai "extend" atau perpanjangan tangan kita dimana kita bebas mengontrolnya kemudian berubah menjadi makhluk yang mandiri berbalik melawan kita, seperti sebagian kita yang berbalik "melawan sang Pencipta" kelihatannya terdengar absurd ditelinga sebagian orang membandingkan kita dengan Pencipta kita terhadap robot robot autonom yang akan kita ciptakan semua berjalan dalam kesatuan ruang waktu.
Untuk jangka waktu dalam kurun 30 - 45 tahun kedepan dari hasil survey dapat dikatakan manusia akan dikalahkan oleh robot dalam beberapa hal seperti yang akan saya uraikan dalam subjudul artikel dibawah ini.

3. MANUSIA PENCIPTA YANG AKAN DIKALAHKAN OLEH CIPTAANNYA

Manusia seperti Tuhan yang akan dilupakan oleh ciptaannya, begitulah seolah hukum alam bekerja, segala ciptaan pada akhirnya "ditugaskan" menjadi pencipta, namun sebelum robot menjadi pencipta terlebih dahulu mereka akan mengalahkan penciptanya dalam beberapa hal.

Tahun 2024 manusia akan kalah telak dalam kemampuan menterjamahkan bahasa oleh robot
Tahun 2026, manusia akan kalah dalam menulis esei tingkat SMA
Tahun 2017 manusia akan kalah jauh dalam mengemudikan truk
Tahun 2031 manusia kalau jauh dalam hal cekatan, keramahan dan kehangatan dalam bekerja di toko toko, restauran dan pasar swalayan.
Tahun 2049 manusia akan kalah dalam hal menulis buku laris, blogging dan menulis artikel di website karena kompleks dan akurasi seorang robot telah melampaui manusia, tulisan manusia bakalan gak dipercaya dan gak akan laku lagi.
Tahun 2053 manusia akan kalah telak dalam ilmu kedokteran, pembedahan, terapi psikologis dengan robot, mereka diciptakan nyaris dengan prosedur nol kesalahan.
Dan, 150 lagi semua lini pekerjaan manusia mustahil tidak dapat dilakukan oleh robot dengan hasil lebih sempurna. Semua jenis pekerjaan manusia dan jenis yang tidak dapat dilakukan oleh manusia akan diambil alih oleh robot. Pada waktu itu akan terdapat robot robot kaya raya karena mendirikan usaha jasa, populasi manusia akan berkurang.
Jika anda menyangka itu tidak akan terjadi mungkin anda mempertimbangkan bahwa anda sedang bermimpi, semua perkembangan berjalan sudah sesuai dengan hukum alam. Sekuat apapun anda menahan perkembangan teknologi ini, nampaknya nyaris mustahil dilakukan, setiap yang hidup akan berubah berubah, berkembang dan digantikan, dan masa depan selalu menggantikan masa yang telah berlalu.
[Image: man-845847_1920.jpg]
ilustration copyright by pixbay
Robot kini juga telah memiliki kemampuan menciptakan robot tobot baru yang melebihi diri mereka. Program ini bila terus berkembang dan berlanjut akan menciptakan robot yang semakin sempurna baik secara fisik, artinya dengan kondisi ini robot mampu berevolusi secara industri menuju perkembangan yang semakin kompleks dan dengan mengkondisikan cara berkembang biak mempertahankan eksistensi robot akan terdiri dari standard memory dan keturunan yang segaris keturunan, kondisi ini bisa disebut "cara robot berketurunan dan berkembang biak" berbeda dengan manusia dan hewan biologis, robot berkembang biak dengan memberikan memori dan daya ingatan sekaligus naluri yang sama sebagai penanda bahwa mereka masih satu ras robot yang sama. Misal dimasa depan jika perusahaan robot Honda asimo masih ada maka ras robot mereka akan memiliki memori yang identik walau dari waktu kewaktu menjadi semakin cerdas.

Walau bagaimanapun revolusi menciptakan keturunan tidak harus mengikuti cara makhluk biologis seperti kita manusia atau hewan dan tanaman. Namun karena robot pada akhirnya memiliki kecerdasan artinya mereka juga akan memiliki naluri dan keinginan mempertahankan keberadaan ras kemakhlukan mereka dialam semesta.

Kisah ini belum terjadi, tetapi akan segera terjadi dalam 150 tahun kedepan menjadi drama, tantangan bagi generasi manusia yang hidup pada saat itu. Hari ini kita masih berkutat dengan memperbaiki kerusakan robot, robot ngadat, robot error dan semuanya masih dibawah kedali kita. Akan tetapi ketika autonomous benar benar telah menjadi kenyataan, haruskah kita akhirnya berperang dengan makhluk ciptaan kita sendiri dan kalah?

http://www.adedansasa.com
(Thank you to pixbay for nice ilustrations)


11-19-2017 01:57 PM
Visit this user's website Find all posts by this user Quote this message in a reply

Post Reply 


Possibly Related Threads...
Thread: Author Replies: Views: Last Post
  10 HAL INI AKAN MEMBUAT ANDA PATAH HATI TERHADAP IPHONE X AdeSasa 0 179 11-01-2017 06:24 PM
Last Post: AdeSasa
Thumbs Up KIAMAT AKAN TERJADI PADA TGL 23 SEPTEMBER 2017 AdeSasa 0 276 09-16-2017 03:51 PM
Last Post: AdeSasa
Video 7 PROFESI YANG AKAN MEMBUAT NAMAMU DICATAT DALAM SEJARAH AdeSasa 0 428 07-09-2017 01:28 PM
Last Post: AdeSasa
  Krokodil , Narkotika Baru Yang Membuat Manusia Menjadi Zombie tommy 2 2,084 04-02-2014 11:26 AM
Last Post: katniss17