EO Community : Komunitas Event Organizer Indonesia | Meet, Share & Discuss |



Post Reply 
 
Thread Rating:
  • 1 Votes - 2 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
 
Sejarah dan Asal Usul Peraturan Offside dalam Sepak Bola
 
Share to: Facebook Twitter StumbleUpon Send
 to Google Buzz Send to LinkedIn
Author Message
Gogol_HT Online
๑۩۩»»ÉÖÇ««۩۩๑
*

Posts: 14,338
Joined: Oct 2010
Reputation: 4899
  

 
Post: #1
Sejarah dan Asal Usul Peraturan Offside dalam Sepak Bola
[Image: 26_offside.png]

Sejarah dan asal usul peraturan offside dalam sepak bola ternyata cukup panjang dan tidak sesederhana seperti yang kita bayangkan. Jika tim favorit kita berhasil membobol gawang lawan rasanya senang sekali walaupun itu offside, sang hakim garis pun tahu dan akhirnya wasit menyatakan gol tidak sah, akhirnya penonton pun hanya bisa kecewa dan memaki wasit. Nah apa dan bagaimana sebenarnya offside dalam sepak bola itu, berikut ini sejarahnya.
Asal-usul istilah ‘offside’
Istilah ‘offside’ diambil dari dunia militer. Dalam militer dikenal istilah ‘off the strenght of his side’, yang berarti status bebas tugas. Ketika seorang tentara dibebastugaskan, dia tidak akan mendapat keistimewaan dan gaji seperti biasanya. Prinsip tersebut digunakan dalam sepakbola. Ketika seorang pemain berada dalam posisi offside, berarti dia dibebastugaskan alias terlepas dari permainan. Dalam hal ini, yang terjadi adalah sebuah pelanggaran.
Sejarah aturan offside

[Image: robin-van-persie_1123986c.jpg]

Catatan sejarah menunjukkan, Inggris telah menerapkan aturan offside sejak tahun 1800an. Peraturan ini diadopsi dari olahraga rugby yang juga cukup populer di sana. Konsepnya sama, melarang seorang pemain hanya diam menunggu umpan di depan gawang musuh.
Peraturan offside pertama kali diperkenalkan oleh sebuah klub profesional pada tahun 1985. Klub tersebut adalah Sheffield FC. Sheffield membuat aturan yang melarang seorang penyerang berdiri di dekat gawang lawan. Jika penyerang tersebut menerima umpan dari temannya, maka dia berada dalam posisi offside.
Namun pada masa itu peraturan ini masih bias dan kurang jelas.
Muncul banyak perbedaan pendapat tentang aturan offside. Hingga akhirnya Universitas Cambridge mencoba menyatukan berbagai versi dalam sebuah rumusan peraturan baku. Aturan baku ini diterima dan menjadi pegangan pada masa itu. Aturannya cukup unik dan dikenal sebagai peraturan “tiga pemain belakang”. Dalam peraturan ini seorang penyerang sudah dinyatakan offside meskipun di depannya masih ada tiga pemain belakang lawan, termasuk kiper! Wew..
Ketika FIFA mulai didirikan pada tahun 1904, seluruh peraturan sepakbola termasuk offside mulai dipikirkan secara serius. Asosiasi sepakbola Skotlandia mengusulkan untuk mengganti aturan “tiga pemain belakang” dengan hanya dua pemain belakang. Seorang penyerang dikatakan offside jika hanya ada dua pemain belakang lawan yang berdiri di antara dia dan gawang musuh.
Perubahan peraturan ini diberlakukan sejak tahun 1925, dan menghasilkan permainan yang lebih atraktif. Karena peluang terjadinya offside lebih kecil, gol yang tercipta pun menjadi lebih banyak.
Peraturan offside telah memicu terjadinya perubahan pola dan gaya permainan. Setiap pelatih dipaksa berpikir keras untuk menaklukkan aturan offside dalam menyerang dan menjadikannya sebuah perangkap jitu dalam pertahanan. Agak lucu jika mengingat pada masa itu pola 2-3-5 menjadi sangat populer. Posisi sweeper pun kemudian dimunculkan untuk menghalau umpan-umpan terobosan lawan yang berpotensi lolos dari jebakan offside.
Pada tahun 1990, peraturan offside kembali direvisi. Seorang penyerang tidak lagi offside jika dia berada dalam posisi sejajar dengan setidaknya dua pemain belakang terakhir tim lawan (termasuk kiper). Aturan ini mulai diterapkan pada Piala Dunia 1990 di Italia.
Pada tahun 2003, FIFA membuat tambahan peraturan tentang offside yang lebih lunak. Ketika seorang penyerang berada dalam posisi offside, belum tentu akan dinyatakan offside. Sebelumnya hal ini memang bisa terjadi dalam situasi tendangan gawang, tendangan sudut, lemparan ke dalam, dan ketika pemain berada di separuh wilayah lapangan timnya sendiri. Namun FIFA menambahkan pasal baru, seorang pemain bisa dinyatakan tidak offside jika dia tidak terlibat aktif dalam permainan.
sumber : http://www.adipedia.com/sejarah-dan-asal...epak-bola/


12-20-2010 11:10 PM
Find all posts by this user Quote this message in a reply

eocfans Offline
Sesepuh EOC
*

Posts: 14,863
Joined: Feb 2011
Reputation: 6050
  

 
Post: #2
RE: Sejarah dan Asal Usul Peraturan Offside dalam Sepak Bola
ngambil dr militer ya... mikir

makanya ga boleh bawa granat yaaaa


03-24-2011 10:47 AM
Visit this user's website Find all posts by this user Quote this message in a reply

Post Reply 


Possibly Related Threads...
Thread: Author Replies: Views: Last Post
  Sejarah asal mula HELM pelindung kepala atas Gogol_HT 1 6,207 01-05-2014 06:34 AM
Last Post: muktiplaza
  Asal Usul Miringnya Menara Pisa beppe 9 13,925 12-31-2013 01:19 PM
Last Post: melisamamesah
  Mengungkap asal usul Patih Gajah Mada yang misterius ******* 5 4,404 10-11-2013 07:49 PM
Last Post: AWP_Refand
  Sejarah Asal Usul Cheerleader (++Pic) beppe 6 3,371 05-14-2013 10:46 AM
Last Post: air0