EO Community : Komunitas Event Organizer Indonesia | Meet, Share & Discuss |



Thread Closed 
 
Thread Rating:
  • 1 Votes - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
 
PENYIKSAAN DI PAPUA Bila Terbukti Siksa OPM, Ditindak Tegas
 
Share to: Facebook Twitter StumbleUpon Send
 to Google Buzz Send to LinkedIn
Author Message
EndangDilaga Offline
๑۩۩»»ÉÖcer's««۩۩๑
EOcer's

Posts: 237
Joined: Oct 2010
Reputation: 24
  

 
Post: #1
Thumbs Down PENYIKSAAN DI PAPUA Bila Terbukti Siksa OPM, Ditindak Tegas
[Image: 1_Video_TNI_Siksa_Pria_Papua.jpg]
[Image: 1545228620X310.jpg]
JAKARTA, KOMPAS.com - Markas Besar TNI tengah menyelediki video yang menampilkan aksi kekerasan oleh oknum TNI terhadap anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM)

Bila terbukti terdapat oknum TNI yang terlibat dalam tindakan kekerasan tersebut, dipastikan pimpinan TNI akan mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku.


Juru bicara TNI, Mayjen TNI Aslizar Tandjung di Jakarta, Selasa (19/10/2010) dalam pernyataannya mengatakan, penyelidikan meliputi tempat dan tempat kejadian, serta keaslian dari video tersebut.

"Penyelidikan dilakukan agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat luas," katanya. "Bila terbukti terdapat oknum TNI yang terlibat dalam tindakan kekerasan tersebut, dipastikan pimpinan TNI akan mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku."

Sementara itu, Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq, menyayangkan jika aksi penyiksaan dalam kegiatan interogasi itu benar-benar dilakukan oleh oknum TNI. Pasalnya, interogasi hanya boleh dilakukan oleh aparat kepolisian dalam ranah pro-yustisia.

Sementara, anggota Komisi I DPR, Effendi Choiri, menegaskan, TNI dipercaya untuk bertugas menjaga kedaulatan negara secara umum dan bukan menjaga orang per orang setiap warga negara.

"Enggak boleh memperlakukan orang semena-mena. Kalau ada pelanggaran hukum, itu bagian polisi, bukan bagian TNI," katanya.

Seperti diberitakan, selama 22 jam hingga sekitar pukul 11.30 WIB, video yang menggambarkan kekerasan dan penganiayaan yang diduga dilakukan aparat TNI terhadap sejumlah orang Papua beredar di situs web YouTube.

Video itu menggambarkan aksi tak berperikemanusiaan terhadap mereka yang dituduh terlibat OPM. Kini YouTube telah menutup akses terhadap video tersebut.

[Image: 1147096620X310.jpg]

JAKARTA, KOMPAS.com — Situs web YouTube yang dipakai sebuah lembaga bernama Asian Human Rights Commission untuk menyebarkan video kekerasan dan penyiksaan yang diduga dilakukan aparat TNI di Papua, Senin (18/10/2010), menutup akses atas video tersebut.

Video yang berjudul Indonesia Military Ill thread and Torture indigenous Papuans itu dengan jelas menggambarkan aksi penyiksaan terhadap sejumlah orang Papua sejak sekitar pukul 11.30 WIB sudah tidak dapat diakses kembali. "This video has been removed as a violation of Youtube's policy on shocking and disgusting content," demikian bunyi peringatan yang muncul saat video tersebut akan diakses.

Berdasarkan tampilan di situs web YouTube, video kekerasan ini sempat tayang selama 22 jam, sebelum akhirnya dihapus. Seperti yang diberitakan sebelumnya, nama korps TNI kembali tercoreng. Pasalnya, video itu menggambarkan penganiayaan yang dilakukan militer Indonesia atas sejumlah orang Papua yang dituduh terlibat Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Hingga berita ini diturunkan, belum berhasil diperoleh konfirmasi ataupun komentar baik dari pihak pemerintah maupun pihak TNI.


10-21-2010 01:05 AM
Find all posts by this user

Thread Closed 


Possibly Related Threads...
Thread: Author Replies: Views: Last Post
  Tetangga yang Kejam, Siksa Bayi 16 bulan Hingga Tewas black_roses 1 2,074 05-21-2012 08:02 AM
Last Post: drherbal
  Nih gan Cuplikan Video Penyiksaan Pelajar di Bandar Lampung HOT Gogol_HT 6 7,970 10-07-2011 09:51 PM
Last Post: delvis66
  Kondisi Balita Korban Penyiksaan Membaik Pradukun 0 1,230 08-11-2011 06:54 PM
Last Post: Pradukun
  Tewas di Arab, TKI Subang Pernah Alami Penyiksaan nozomi.ryota 4 1,408 06-14-2011 10:52 AM
Last Post: adihartono