EO Community : Komunitas Event Organizer Indonesia | Meet, Share & Discuss |



Post Reply 
 
Thread Rating:
  • 1 Votes - 2 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
 
Close Up/ Macro Photography: DSLR vs Prosumer
 
Share to: Facebook Twitter StumbleUpon Send
 to Google Buzz Send to LinkedIn
Author Message
MotionsArt Offline
Sobat Baru

Posts: 20
Joined: Oct 2010
Reputation: 1
  

 
Post: #1
Close Up/ Macro Photography: DSLR vs Prosumer

Beberapa rekan tertarik untuk menekuni dunia kecil yang biasa dikenal dengan close-up photography atau lebih populer dengan istilah makro, akan tetapi merasa bahwa alatnya belum mencukupi. Padahal sebetulnya untuk foto-foto close-up, tidak diperlukan peralatan yang terlalu canggih. Kamera poket pun bisa digunakan untuk foto makro, bahkan punya beberapa kaunggulan karena adanya live-view dan DoF yg lebar (baca catatan saya sebelumnya tentang Aperture di kamera DSLR, prosumer dan poket)
[Image: 162730_495882318904_647023904_5627190_6905240_n.jpg]

Jika foto obyek yang diperoleh dirasa kurang besar, bisa ditambahkan close-up filter. Ada beberapa pilihan untuk tambahan filter ini:
1. Filter high-end sejenis Raynox Supermacro Scan DCR 250 (harga Rp 900rb)
2. Filter close-up Kenko +1, +2, +4 atau sejenisnya (Rp 200-800rb, tergantung ukuran ring)
3. Membuat sendiri (harga bervariasi, tergantung kreativitas)

Pada kesempatan ini saya coba bandingkan hasil foto close-up pada sebuah obyek berukuran 5 mm x 50 mm. Pemotretan dilakukan di dalam ruangan dengan cahaya dari lampu baca ditambah dengan kertas putih sebagai reflektor. Obyek ditempatkan pada sebuah meja kecil seperti ini:

[Image: 155576_495615688904_647023904_5623239_104328_n.jpg]

Untuk memberi gambaran ukuran obyek yang sebenarnya, silakan perhatikan foto saat pemotretan dilakukan dengan cara seperti ini:

[Image: 65873_495615728904_647023904_5623241_8191519_n.jpg]

Hasil yang diperoleh:
1. Kamera prosumer Canon SX 20 IS ditambah filter close-up buatan sendiri

[Image: 157072_495615608904_647023904_5623237_788392_n.jpg]

2. Kamera Sony A200 + Tamron 18-200 mm + Raynox DCR 250

[Image: 74657_495615793904_647023904_5623243_824906_n.jpg]

Kedua kamera memiliki resolusi tertinggi 10 MP. Kamera prosumer Canon SX20 IS pada dasarnya tidak berbeda dengan poket karena sama-sama menggunakan sensor 1/2.5 in. Kamera Sony A200 adalah DSLR entry level dengan sensor APS-C. Dari kedua foto di atas tampak bahwa tidak ada perbedaan signifikan selama intensitas cahaya cukup.

Filter close-up yang dipasang pada Canon SX 20 IS adalah lensa cembung yang diambil dari sebuah lensa lama dan dipasang pada ring filter 52 mm, sehingga bisa dipasang pada thread lensa kamera. Lensa untuk filter ini, bisa juga menggunakan kaca pembesar atau lup. Jadi jika dinilai harganya mungkin Rp 100rb atau kurang.

Motret makro pakai poket? Siapa takut .... :-)

http://fotografi-dasar.blogspot.com/2010/12/close-up-macro-photography-dslr-vs.html


12-13-2010 12:06 AM
Find all posts by this user Quote this message in a reply

Post Reply 


Possibly Related Threads...
Thread: Author Replies: Views: Last Post
Thumbs Up Bukan Rekayasa.. Ini Fotografi Macro Dengan Kamera Ponsel penikmat.kopi 23 11,790 10-28-2016 02:17 PM
Last Post: direct_interbrand
  Basic Photography untuk pemula Gogol_HT 0 1,038 08-01-2016 11:30 AM
Last Post: Gogol_HT
  Tips Memilih dan Membeli Kamera DSLR dedesander 4 4,313 01-23-2014 08:36 AM
Last Post: icam_fitri
Thumbs Up Membuat Lensa Macro Untuk Kamera Ponsel penikmat.kopi 15 17,590 10-26-2013 08:45 AM
Last Post: ananda